Gadis ditemukan tewas di Bogor telah diperkosa sebelum dia dibunuh

Jakarta, 31 Oct 2015 – Seorang gadis muda ditemukan tewas di Jasinga, Bogor, Jawa Barat, pekan lalu secara anal diperkosa sebelum dibunuh dan tubuhnya dibuang, menurut Kepolisian Jakarta.

Umum kejahatan Direktorat kepala pasukan itu Kombes. Krishna Murti mengatakan Jumat bahwa pelaku telah disodomi korban karena dia berada di menstruasi pada saat serangan itu.

“Gadis itu menstruasi, sehingga pelaku memutuskan untuk menyodomi dirinya,” kata Krishna wartawan di Mabes Polri Jakarta, Jumat. .read more

Read more

Abraham Pilih Bui Presiden Korupsi

phpThumb_generated_thumbnail

Ketua KPK Abraham Samad menegaskan dirinya enggan menjadi menteri dalam kabinet yang akan dibentuk Joko Widodo.

Samad lebih memilih menuntaskan masa jabatannya hingga Desember 2015 mendatang, dibanding menjadi menteri di kabinet pemerintah baru. Menurutnya, menjadi ketua KPK lebih menguntungkan daripada menjadi menteri.

“Kalau saya jadi menteri, jika ada menteri dan presiden korupsi, saya tidak bisa menangkapnya. Berarti lebih baik jadi Ketua KPK saja,” tegas Abraham Samad usai jadi pembicara di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Kamis (14/8/2014). .read more

Read more

SBY Isyaratkan Bakal Ada Kepala Daerah Jadi Tersangka

phpThumb_generated_thumbnail (4)

Sinyal akan ada tokoh yang menjadi tersangka korupsi dilontarkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato kenegaraan menyambut ulang tahun proklamasi Indonesia hari ini.

Presiden menyatakan tidak ada satu orang pun di Indonesia yang kebal hukum. Ia juga mengatakan, siapa pun yang melakukan tindak pidana korupsi harus dibawa ke depan pengadilan.

“Berkali-kali saya nyatakan, tidak ada yang kebal hukum di negeri ini dan tidak ada tebang pilih pada mereka yang melakukan korupsi,” ujarnya dalam pidato kenegaraan pada Rapat Paripurna DPR dan DPD RI, Jumat 15 Agustus 2014. .read more

Read more

Jokowi Akan Dipanggil DPRD, Terkait Kerugian Daerah Rp 1,33 triliun

phpThumb_generated_thumbnail (3)

Laporan Hasil Pemeriksaa (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta yang turun menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP) akan segera ditindaklanjuti oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta. Rencananya, DPRD DKI Jakarta akan memanggil Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo usai proses Pemilu Presiden mendatang.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Ferrial Sofyan mengatakan saat ini pihaknya akan menyelidiki lebih lanjut temuan BPK tersebut. Pihaknya, masih memiliki waktu 60 hari untuk menindalanjuti LHP tersebut. .read more

Read more

Supir Anas Dituding Terima Duit 1 Juta Dollar

phpThumb_generated_thumbnail (2)

Sopir PT Anugrah Nusantara yang berafiliasi dengan Grup Permai, Heri Sunandar mengaku pernah mengantar duit ke Yadi yang disebut sebagai sopir Anas Urbaningrum. Jumlah duit yang diantar mencapai US$ 1 juta.

Perintah mengantarkan duit ini menurut Heri disampaikan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai saat itu Yulianis. “Saat itu saya dipanggil Yulianis untuk antar ke Duren Sawit,” ujar Heri di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (21/8/2014).

Penyerahan uang ini dilakukan Heri bersama ajudan Nazaruddin bernama Iwan. “Nah ajudan (Nazar) telepon Pak Yadi, janjian di jalan, penyerahan di Soto Ambengan,” sebutnya. .read more

Read more

Pengacara Budi Gunawan Ditertawakan, Ada Apa ?

2012_Indonesia_JayapuraFiveBeforeJudge

JAKARTA – Salah satu kuasa hukum Komjen Pol Budi Gunawan, Frederich Yunadi, ditertawakan oleh seisi ruang sidang karena bertanya dengan nada tinggi kepada saksi ahli pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Zainal Arifin Mochtar.

“Ahli ini dari tadi kasih contoh hukumnya di Amerika, Amerika, Amerika. Yang saya tanya itu memangnya hukum kita tunduk kepada Amerika apa?” kata Frederich bernada tinggi dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (13/2). .read more

Read more
Skip to toolbar