JAKARTA — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) resmi mengumumkan jadwal pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025. Keputusan ini diambil menyusul keberhasilan perseroan mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun lalu.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan menetapkan total dividen sebesar US$123,9 juta atau setara US$0,00287 per saham. Nominal tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada 21 April 2026.
Berikut adalah jadwal lengkap pembagian dividen PGEO:
* Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 30 April 2026
* Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 4 Mei 2026
* Cum dividen pasar tunai: 5 Mei 2026
* Ex dividen pasar tunai: 6 Mei 2026
* Recording date: 5 Mei 2026
* Pembayaran dividen: 22 Mei 2026
Investor yang berhak menerima dividen adalah mereka yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada *recording date* yang jatuh pada 5 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.
Pembagian dividen ini didorong oleh pertumbuhan kinerja keuangan perseroan. Hingga 31 Desember 2025, PGEO membukukan pendapatan sebesar US$432,73 juta, naik 6,29% dibandingkan realisasi tahun 2024 yang tercatat sebesar US$407,12 juta.
Direktur Keuangan PGEO, Yurizki Rio, menyatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan fundamental keuangan yang kuat. Selain pertumbuhan pendapatan, perseroan juga mencatatkan rekor produksi tertinggi sepanjang sejarah dengan kenaikan sebesar 5,6% pada 2025.
Secara keseluruhan, PGEO mencatatkan laba bersih sebesar US$137,67 juta atau sekitar Rp2,34 triliun sepanjang 2025. Hingga akhir tahun lalu, posisi keuangan perusahaan terpantau sehat dengan total aset mencapai US$3,03 miliar serta kas dan setara kas sebesar US$718,50 juta.










