SEMARANG – Pertamina Patra Niaga memastikan kelancaran operasional penerbangan haji 2026 dengan menyiapkan pasokan avtur sebesar 9.614 kiloliter (KL) untuk wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Pasokan tersebut disalurkan melalui dua embarkasi utama, yakni Bandara Adi Soemarmo dan Yogyakarta International Airport.

Secara nasional, Pertamina telah menyiapkan lebih dari 80 ribu KL avtur yang tersebar di 14 embarkasi haji di seluruh Indonesia. Layanan ini dibagi ke dalam dua fase, yakni fase keberangkatan pada 22 April hingga 21 Mei 2026 dan fase kepulangan pada 1 hingga 30 Juni 2026.

Area Manager Communication, Relation, dan CSR Regional Jawa Bagian Tengah Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan, menyatakan bahwa perusahaan telah mengintegrasikan sistem rantai pasok dari hulu ke hilir untuk menjamin keandalan suplai. Langkah ini dilakukan agar operasional penerbangan haji berjalan aman, tepat waktu, dan sesuai standar layanan.

“Pertamina memastikan keandalan suplai avtur di seluruh titik layanan penerbangan haji melalui sistem rantai pasok yang terintegrasi. Hal ini untuk menjamin kelancaran operasional penerbangan haji secara aman, tepat waktu, dan sesuai standar,” ujar Taufiq, Senin (27/4/2026).

Khusus untuk Bandara Adi Soemarmo, Pertamina memproyeksikan kebutuhan avtur sebesar 6.000 KL. Angka ini mengalami penurunan sekitar 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan berkurangnya jumlah kelompok terbang (kloter) dari 188 kloter pada 2025 menjadi 160 kloter di tahun ini.

Sementara itu, Yogyakarta International Airport yang kini menjadi embarkasi haji baru disokong pasokan avtur sebanyak 3.614 KL untuk melayani 52 kloter jamaah.

Guna meningkatkan transparansi dan efisiensi distribusi, Pertamina mengoptimalkan sistem digital *Pertamina Aviation Fuel Delivery Management* (PADMA). Sistem ini memungkinkan pemantauan proses pengisian bahan bakar hingga validasi transaksi dilakukan secara *real-time*.

Distribusi avtur ini diprioritaskan bagi maskapai penyelenggara haji, seperti Garuda Indonesia dan Saudia Airlines. Melalui dukungan energi ini, Pertamina berkomitmen penuh dalam menyukseskan ibadah haji masyarakat Indonesia sekaligus memastikan kehadiran negara dalam penyediaan layanan energi yang andal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *