MADRID — Langkah Barcelona di Liga Champions 2025/2026 resmi terhenti meski berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Atletico Madrid pada leg kedua perempat final di Stadion Metropolitano, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat Barcelona tersingkir dengan agregat 2-3, sekaligus membawa Atletico Madrid melaju ke babak semifinal untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun terakhir.
Meski kalah di laga ini, keunggulan agregat 2-0 dari leg pertama menjadi kunci keberhasilan skuad asuhan Diego Simeone. Atletico sukses mempertahankan keunggulan meski harus berada dalam tekanan besar sepanjang pertandingan.
Barcelona sempat membuka asa melalui gol cepat Lamine Yamal pada menit keempat, memanfaatkan blunder fatal Clement Lenglet di lini belakang. Dominasi tim tamu berlanjut saat Ferran Torres menggandakan keunggulan melalui sepakan kerasnya pada menit ke-24, yang membuat agregat sempat seimbang 2-2.
Tuan rumah sempat merespons cepat lewat gol Ademola Lookman pada menit ke-31, yang memastikan Atletico tetap memegang kendali agregat. Pada babak kedua, kendali permainan sepenuhnya milik Barcelona yang terus membombardir pertahanan lawan. Namun, gol tambahan dari Ferran Torres dianulir wasit setelah tinjauan VAR menyatakan posisi sang pemain sudah *offside*.
Harapan Barcelona semakin menipis jelang akhir laga setelah Eric Garcia menerima kartu merah. Ia diusir keluar lapangan karena melanggar Alexander Sorloth dalam situasi krusial. Kehilangan satu pemain membuat momentum serangan Blaugrana mengendur, sementara Atletico mampu bertahan dengan disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.
Kiper Atletico, Juan Musso, tampil gemilang di bawah mistar untuk mematahkan peluang-peluang emas lawan. Meski sempat ada upaya tambahan dari Nahuel Molina dan Sorloth, skor 2-1 untuk kemenangan Barcelona bertahan hingga akhir laga.
Usai pertandingan, pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengakui bahwa kegagalan timnya ditentukan oleh detail-detail kecil. Ia tetap mengapresiasi mentalitas dan sikap pantang menyerah yang ditunjukkan para pemainnya sepanjang laga.
Di sisi lain, kemenangan ini disambut dengan sukacita oleh kubu Atletico Madrid. Juan Musso menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kekompakan tim yang telah lama memimpikan untuk menembus fase krusial Liga Champions.










