PADANG – Madura United sukses mencuri tiga poin krusial usai menundukkan Semen Padang dengan skor tipis 1-0 dalam laga pekan ke-30 Super League yang berlangsung di Stadion H. Agus Salim, Rabu (29/4).
Kemenangan ini membawa Madura United keluar dari zona degradasi dengan naik ke peringkat 15 klasemen sementara. Sebaliknya, kekalahan ini membuat Semen Padang semakin terpuruk di posisi ke-17 atau tetap berada di zona merah.
Madura United langsung tampil menekan sejak awal laga. Gol kemenangan Laskar Sape Kerrab tercipta pada menit ke-15 melalui aksi Junior Brandao yang sukses mengonversi skema serangan balik menjadi gol.
Semen Padang sempat berupaya membalas melalui gol Guillermo pada menit ke-30. Namun, wasit menganulir gol tersebut lantaran menilai telah terjadi pelanggaran sebelumnya.
Keberhasilan Madura United di markas lawan ini menyisakan tiga fakta menarik:
Pertama, ketajaman Junior Brandao yang konsisten. Pemain asal Brasil ini tercatat selalu mencetak gol dalam dua pertandingan terakhir, termasuk saat menghadapi Dewa United. Sejak didatangkan dari Malut United, ia telah mengoleksi total empat gol untuk Madura United.
Kedua, performa tandang yang impresif. Skuad asuhan Rakhmat Basuki ini menunjukkan dominasi dalam laga tandang dengan mencatatkan dua kemenangan beruntun, yakni saat menaklukkan Persebaya Surabaya dan kini menumbangkan Semen Padang.
Ketiga, lini pertahanan yang solid. Madura United berhasil menjaga gawangnya tetap perawan alias *clean sheet* di laga ini. Catatan tidak kebobolan ini menjadi yang kedua kalinya setelah sebelumnya mereka meraih hasil imbang tanpa gol melawan PSBS Biak.










