JAKARTA – Ahmad Dhani melontarkan kritik pedas terhadap mantan istrinya, Maia Estianty, terkait momen prosesi siraman putra mereka, El Rumi. Musisi papan atas ini merasa kesal karena Maia dianggap masih kerap mengungkit masa lalu dalam momen-momen sakral yang disiarkan di televisi.
Kekesalan Dhani bermula saat ia mengunggah momen putrinya, Shafeea Ahmad, yang tengah menangis di sela acara siraman El Rumi dan Syifa Hadju. Tak lama berselang, pentolan Dewa 19 ini membongkar isu perselingkuhan seorang wanita dengan bos televisi swasta melalui akun Instagram pribadinya.
Saat memberikan klarifikasi dalam jumpa pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (5/5), Dhani mengaku lelah dengan sikap Maia yang terus membahas perpisahan mereka yang terjadi 20 tahun silam.
“Sebenarnya saya sudah malas membongkar hal seperti ini, tapi karena terus diungkit-ungkit selama 20 tahun, saya jadi geram,” ujar Dhani.
Menurut Dhani, tindakan tersebut tidak dewasa, mengingat keduanya kini telah memiliki kehidupan rumah tangga masing-masing. Ia menyoroti status Maia yang sudah menikah dengan Irwan Mussry selama satu dekade, namun dinilai masih terjebak pada narasi masa lalu.
“Maia sudah menikah 10 tahun dengan Irwan Mussry, kenapa masih mengungkit-ungkit masa lalu? Saya sudah sering mengingatkan, bahkan saat di podcast Deddy Corbuzier agar tidak membahas hal tersebut, tapi ternyata terulang lagi,” tambahnya.
Dhani secara spesifik menyoroti adanya pola drama yang selalu muncul ketika prosesi keluarga disiarkan oleh stasiun televisi. Ia membandingkannya dengan prosesi siraman putra sulungnya, Al Ghazali, yang berlangsung khidmat tanpa adanya pidato yang bernada menyindir masa lalu.
“Waktu siraman Al, karena tidak diliput televisi, tidak ada tangis-tangisan atau pidato yang mengundang memori masa lalu. Saat Al sungkem, semua berjalan normal,” ungkapnya.
Baginya, ada perbedaan mencolok dalam perilaku mantan istrinya ketika acara disiarkan langsung oleh stasiun televisi nasional.
“Giliran ada stasiun televisi yang menayangkan, keluarlah semua dramanya. Itu yang menjadi pertanyaan saya, kenapa saat sungkeman Al tidak ada pidato, tapi di sungkeman El justru mengungkit masa lalu?” pungkas Dhani.









