JAKARTA – Kebahagiaan kini menyelimuti pasangan selebritas Al Ghazali dan Alyssa Daguise. Putra sulung Ahmad Dhani tersebut resmi menyandang status sebagai seorang ayah setelah Alyssa melahirkan putri pertama mereka di JW Marriot Hotel Jakarta (JWCC).

Al Ghazali mengungkapkan rasa bangganya terhadap perjuangan sang istri yang berhasil melahirkan secara normal tanpa bantuan induksi maupun tindakan medis tambahan. Menurut Al, Alyssa memang memiliki tekad kuat untuk menjalani persalinan alami sejak awal.

“Dia memang inginnya normal dan semua berjalan lancar. Tidak ada induksi, tidak ada jahitan, dan tidak ada robekan,” ungkap Al Ghazali kepada awak media.

Al menuturkan bahwa Alyssa sempat merasa khawatir jika harus menjalani operasi caesar, sehingga ia menyiapkan mentalnya jauh-jauh hari untuk persalinan normal. Proses persalinan sendiri tergolong cukup panjang, di mana kontraksi telah dirasakan Alyssa sejak dua hari sebelumnya.

Puncak persalinan terjadi pada hari Sabtu, dimulai dari pembukaan tiga pada tengah malam hingga akhirnya sang buah hati lahir menjelang pagi.

“Dari jam 12 malam bukaan tiga, jam 2 sudah bukaan lima. Karena sudah tidak kuat menahan rasa sakit, dia minta epidural. Prosesnya berlanjut sampai jam 7 pagi, pas azan, bayi akhirnya lahir,” kenang Al.

Mendampingi langsung di ruang persalinan, Al mengaku sempat merasa tegang dan cemas. Ia bahkan sempat merasa lemas saat menyaksikan proses medis yang berlangsung. Namun, segala kekhawatiran tersebut seketika sirna saat melihat sang bayi lahir dan diletakkan di dada Alyssa.

“Awalnya saya sangat gugup karena tidak tahu apa yang akan terjadi, jadi saya terus berdoa. Saat bayi lahir, menangis, dan diletakkan di dada ibunya, saya ikut menangis melihat momen haru itu,” ujar Al.

Pasangan yang baru dikaruniai anak pertama ini pun sepakat untuk mengurus buah hati mereka secara mandiri. Keduanya memutuskan untuk tidak menggunakan jasa pengasuh bayi atau *baby sitter*.

Al menjelaskan, keputusan tersebut diambil agar ia dan Alyssa dapat membangun ikatan batin atau *bonding* yang lebih kuat dengan sang anak sejak dini.

“Kami tidak pakai *baby sitter*. Alyssa yang memang tidak mau karena ingin membangun *bonding* yang kuat dengan si kecil,” pungkas Al.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *