NGANJUK – Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi khusus kepada PT Pindad (Persero) untuk merancang mobil dinas kepresidenan dengan fitur kaca transparan yang memungkinkan dirinya terlihat oleh masyarakat saat duduk maupun berdiri.

Permintaan tersebut disampaikan Prabowo dalam sambutannya saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo memanggil Direktur Utama PT Pindad, Sigit Puji Santosa, untuk merancang kendaraan yang mendukung interaksi lebih dekat dengan warga.

“Coba didesain mobil khusus untuk presiden pakai kaca, ada kursi, tetapi kelihatan saya sedang berdiri. Boleh dong? Saya ini sudah 75 tahun, tapi saya kasihan rakyat sudah menunggu lama,” ujar Prabowo di hadapan para hadirin.

Kepala negara menjelaskan, keinginan tersebut didasari rasa empatinya kepada masyarakat yang antusias menyambut kunjungannya di berbagai daerah. Ia mengaku sering merasa tidak enak hati jika harus tetap berada di dalam kendaraan tertutup saat melihat warga yang berdiri lama menunggu di pinggir jalan.

“Rakyat begitu banyak di luar jalan, masa presiden di dalam kendaraan terus, kan tidak lucu. Terpaksa saya harus berdiri,” ungkapnya.

Saat ini, kendaraan resmi yang kerap digunakan Prabowo adalah MV-3 Garuda Limousine buatan PT Pindad. Sejak pelantikannya pada 20 Oktober tahun lalu, Presiden memang kerap menunjukkan dukungannya terhadap produk industri pertahanan dalam negeri dengan menggunakan mobil Maung sebagai kendaraan operasional kenegaraan.

PT Pindad sendiri sebelumnya telah memproduksi empat unit Maung Garuda Limousine yang masing-masing diperuntukkan bagi kendaraan dinas Presiden dan Wakil Presiden.

Maung merupakan kendaraan taktis ringan 4×4 yang dirancang untuk mobilitas di segala medan. Kendaraan ini dibekali mesin diesel empat silinder turbocharged 1.900cc dengan transmisi enam percepatan, yang mampu menghasilkan tenaga 136 daya kuda dengan kecepatan aman hingga 120 kilometer per jam.

Selain untuk kebutuhan pribadi, Prabowo sebelumnya juga telah mewacanakan agar para pejabat di tingkat menteri, wakil menteri, hingga kepala daerah menggunakan kendaraan produksi anak bangsa tersebut sebagai bentuk kebanggaan terhadap industri nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *