TARAKAN – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Kalimantan Utara (Kaltara) tengah menggenjot perluasan ekosistem pembayaran digital menggunakan QRIS di Kota Tarakan. Fokus utama digitalisasi ini menyasar transaksi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) serta sektor perparkiran.
Kepala KPw BI Kaltara, Hasiando Ginsar Manik, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendorong digitalisasi transaksi non-tunai di wilayah Kaltara. Setelah sukses di sektor pelabuhan, kini BI Kaltara memastikan seluruh SPBU di Tarakan dapat melayani pembayaran via QRIS.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Pertamina Patra Niaga terkait rencana ini. Mereka sangat mendukung digitalisasi di SPBU. Secara keamanan, penggunaan QRIS di SPBU sudah teruji dan telah diterapkan di wilayah lain seperti Jakarta,” ujar Hasiando, Minggu (17/5/2026).
Menurut Hasiando, penggunaan QRIS memberikan kemudahan bagi masyarakat karena transaksi dapat dilakukan dengan cepat tanpa perlu melakukan *login* ke aplikasi *mobile banking* secara berulang.
Selain SPBU, BI Kaltara juga memprioritaskan digitalisasi pada sistem perparkiran. Implementasi QRIS pada sektor parkir dinilai menjadi solusi strategis untuk meningkatkan transparansi pengelolaan pendapatan daerah.
“Digitalisasi parkir ini bertujuan untuk mengurangi transaksi tunai yang rawan kebocoran. Dengan QRIS, pendapatan parkir akan tercatat lebih akurat sehingga dapat mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tarakan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sistem ini nantinya akan dikembangkan melalui berbagai model, baik melalui mesin *scan* di loket parkir maupun penggunaan QRIS portabel yang dibawa oleh petugas. BI Kaltara juga berharap langkah ini mampu menekan angka parkir liar di masa mendatang.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tarakan untuk mematangkan teknis implementasinya. Harapannya, sistem ini tidak hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga memastikan setiap rupiah dari retribusi parkir tersalurkan dengan tepat dan transparan,” pungkasnya.




