JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5). Kehadiran kepala negara dalam agenda penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 ini mencetak sejarah baru, karena biasanya agenda tersebut diwakilkan kepada Menteri Keuangan.

Setibanya di Gedung DPR RI sekitar pukul 09.30 WIB, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Ketua DPR RI Puan Maharani. Sebelum memasuki Gedung Nusantara, Presiden dan Wapres menyempatkan diri untuk berfoto bersama jajaran pimpinan DPR RI.

Rapat paripurna kali ini berlangsung dengan kehadiran sejumlah petinggi partai politik, termasuk Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, memberikan apresiasi atas langkah Presiden yang turun langsung dalam forum tersebut. Menurutnya, kehadiran Presiden memiliki makna mendalam terkait upaya pemerintah dalam menjawab tantangan fiskal APBN 2027.

“Barangkali keraguan itu akan dijawab dengan tuntas dan direspons langsung oleh Bapak Presiden pada forum paripurna kali ini,” ujar Said Abdullah di Kompleks Parlemen.

Dalam kesempatan tersebut, Said juga menyoroti kondisi ekonomi nasional yang terdampak oleh ketidakpastian geopolitik global. Ia mengakui bahwa situasi tersebut menjadi salah satu faktor utama yang menekan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Terkait pelemahan nilai tukar tersebut, Said berharap Bank Indonesia dapat mengambil langkah tegas melalui kebijakan moneter. Ia mendorong kenaikan suku bunga acuan sebesar 50 hingga 75 basis poin guna meredam gejolak mata uang rupiah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *