JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi melakukan perombakan susunan papan perdagangan bagi sejumlah emiten. Langkah ini diambil berdasarkan hasil evaluasi berkala mengenai pemenuhan persyaratan pencatatan saham di bursa.

Perubahan ini mencakup perpindahan posisi puluhan perusahaan, baik yang naik kelas ke papan utama maupun yang turun ke papan pengembangan. Kebijakan ini efektif berlaku mulai 29 Mei 2026.

Vera Florida, Kepala Divisi Penilaian Perusahaan I BEI, menjelaskan bahwa perombakan dilakukan sebagai bagian dari penilaian rutin bursa terhadap kinerja dan kepatuhan emiten.

“Perombakan tersebut berdasarkan penilaian bursa atas pemenuhan persyaratan dan perpindahan papan pencatatan pada bulan Mei 2026,” ujar Vera melalui keterbukaan informasi, Rabu (27/5/2026).

Dalam evaluasi terbaru, terdapat 26 emiten yang berhasil naik kelas dari papan pengembangan ke papan utama. Beberapa di antaranya adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU), PT Akasha Wira International Tbk (ADES), PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD), dan PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK).

Di sisi lain, terdapat 16 perusahaan yang harus turun dari papan utama ke papan pengembangan. Daftar emiten tersebut meliputi PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE), PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA), serta PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS).

Selain melakukan penyesuaian pada papan utama dan pengembangan, BEI juga memindahkan dua emiten dari papan ekonomi baru ke papan pengembangan. Kedua emiten tersebut adalah PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Berikut adalah daftar lengkap perusahaan yang berpindah ke papan utama:
1. PT Akasha Wira International Tbk (ADES)
2. PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO)
3. PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG)
4. PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR)
5. PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD)
6. PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR)
7. PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT)
8. PT Central Omega Resources Tbk (DKFT)
9. PT Diamond Food Indonesia Tbk (DMND)
10. PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EMPT)
11. PT FKS Multi Agro Tbk (FISH)
12. PT Galva Technologies Tbk (GLVA)
13. PT Gozco Plantations Tbk (GZCO)
14. PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO)
15. PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD)
16. PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT)
17. PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK)
18. PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB)
19. PT Merck Tbk (MERK)
20. PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU)
21. PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM)
22. PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT)
23. PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY)
24. PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN)
25. PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO)
26. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)

Berikut adalah daftar 16 emiten yang berpindah dari papan utama ke papan pengembangan:
1. PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK)
2. PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA)
3. PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID)
4. PT GTS Internasional Tbk (GTSI)
5. PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA)
6. PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS)
7. PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE)
8. PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP)
9. PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI)
10. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)
11. PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR)
12. PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT)
13. PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS)
14. PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA)
15. PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ)
16. PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *