SOLO – Mantan Presiden RI Joko Widodo dipastikan tidak menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang berlangsung di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6/2026). Saat upacara kenegaraan tersebut digelar, Jokowi memilih tetap berada di kediamannya di Kelurahan Sumber, Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah.

Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah, mengungkapkan bahwa absennya mantan presiden tersebut dikarenakan tidak adanya undangan yang diterima dari pihak penyelenggara.

“Hingga pagi hari ini, kami belum menerima undangan untuk Bapak Joko Widodo, baik berupa surat resmi maupun komunikasi lainnya untuk menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila,” ujar Syarif melalui pesan singkat.

Oleh karena itu, lanjut Syarif, Jokowi memutuskan untuk menjalankan aktivitas rutinnya di Solo seperti biasa. Sejak Senin pagi, ia terlihat menyapa dan berfoto bersama warga yang datang ke kediamannya di Gang Kutai 1. Di sela-sela kegiatannya, Jokowi juga sempat menyampaikan ungkapan duka cita atas meninggalnya mantan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu.

Sementara itu, di Jakarta, Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung jalannya upacara di Lapangan Gedung Pancasila. Kepala Negara tiba di lokasi sekitar pukul 09.36 WIB dengan menaiki mobil Maung MV3 Garuda Limousine.

Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir dalam kesempatan tersebut, di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, serta para pimpinan lembaga tinggi negara seperti Ketua MPR Ahmad Muzani dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin.

Upacara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, termasuk Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI M. Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema ‘Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia’. Tema ini merefleksikan relevansi nilai-nilai Pancasila dalam menjaga keutuhan bangsa sekaligus menjadi landasan bagi terciptanya perdamaian dunia.

Rangkaian acara berjalan khidmat dengan Presiden Prabowo bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam prosesinya, Ketua MPR Ahmad Muzani membacakan teks Pancasila, disusul pembacaan teks Pembukaan UUD 1945 oleh Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *