JAKARTA – Selebgram Clara Shinta angkat bicara mengenai prahara rumah tangganya dengan Muhammad Alexander Assad. Meski mengaku telah membuka pintu maaf bagi pihak-pihak yang terlibat, Clara menegaskan bahwa dirinya tetap memegang teguh harga diri dalam mengambil setiap keputusan.

Clara menyatakan telah memaafkan semua pihak terkait konflik tersebut, termasuk sosok yang disebut sebagai Indah. Namun, ia mengaku heran karena justru menerima somasi sesaat setelah memberikan maaf.

“Kalau pintu maaf, saya sudah maafkan. Termasuk saudari Indah ini saya sudah maafkan. Tapi pada saat saya memaafkan, malah datang somasi. Jadi bingung juga,” ujar Clara saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Di balik penampilannya yang terlihat tenang di depan publik, Clara mengaku kondisi psikisnya sangat terguncang. Ia merasa terpukul setelah memergoki peristiwa yang dianggapnya sebagai perselingkuhan secara langsung.

“Psikis saya sudah mau gila. Siapa yang bisa waras kalau melihat ada yang bertelanjang ria di depan suami saya? Saya sakit,” ungkapnya dengan nada emosional.

Ia tak menampik bahwa ketegarannya di depan kamera hanyalah upaya untuk tetap profesional. Clara mengaku kerap menangis saat berada di balik layar karena menanggung beban berat sendirian.

Dampak dari konflik rumah tangga ini pun mulai dirasakan oleh anak-anaknya. Clara mengaku kesulitan memberikan penjelasan saat buah hatinya menanyakan keberadaan sang ayah.

“Anak-anak saya terganggu. Mereka sering tanya bapaknya di mana, saya pun bingung harus menjawab apa,” keluhnya.

Akibat situasi pelik ini, Clara memilih untuk menarik diri sejenak dari dunia hiburan dan pekerjaan. Ia memutuskan untuk berhenti mengambil tawaran pekerjaan, termasuk konten *endorsement*, sebagai langkah pemulihan mental.

“Saya tidak mau memanfaatkan keadaan untuk *endorse* atau hal lain. Saya sedang tidak ingin melakukan itu,” tegasnya.

Clara menggambarkan situasi yang sedang ia hadapi saat ini sebagai masa-masa yang sangat berat dalam hidupnya. “Hancur lebur. Benar-benar luar biasa beratnya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *