PALEMBANG – TNI Angkatan Darat berhasil mengamankan dua terduga pelaku terkait kasus penembakan yang menewaskan anggota Kesdam II/Sriwijaya, Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa (23), di sebuah tempat hiburan malam di Palembang.

Kedua terduga pelaku yang kini tengah menjalani pemeriksaan intensif adalah oknum anggota TNI berinisial Sertu MRR dan seorang warga sipil berinisial DS.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, mengungkapkan bahwa Sertu MRR diduga sebagai pelaku penembakan, sementara DS diduga berperan menyembunyikan barang bukti senjata api rakitan jenis korek api.

“Dugaan sementara pelaku adalah Sertu MRR dan DS yang diduga menyembunyikan barang bukti senjata api,” ujar Donny dalam keterangannya, Minggu (17/5).

Penyelidikan kasus ini ditangani langsung oleh Denpom II/4 Palembang melalui serangkaian olah TKP, pemeriksaan 21 orang saksi, serta analisis rekaman CCTV di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil autopsi di RS Bhayangkara, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak di bagian perut kanan bawah yang menembus hati dan paru-paru hingga menyebabkan pendarahan hebat.

Proyektil peluru yang ditemukan di tubuh korban kini telah diserahkan ke Laboratorium Forensik Polda Sumatera Selatan untuk menjalani uji balistik. Sementara itu, senjata api rakitan yang digunakan dalam insiden tersebut berhasil ditemukan petugas di kediaman DS di Kelurahan Srimulya, Sematang Borang, pada Sabtu malam.

Sertu MRR sendiri diamankan petugas saat berada di area parkir RS Bhayangkara. Saat ini, pelaku beserta saksi-saksi lainnya masih ditahan di Madenpom II/4 Palembang untuk proses hukum lebih lanjut.

Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen Ujang Darwis, telah menginstruksikan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus ini. Proses hukum terhadap Sertu MRR akan dilimpahkan ke Otmil I-05 Palembang, sedangkan perkara yang melibatkan tersangka warga sipil, DS, akan diserahkan ke Polrestabes Palembang.

Insiden penembakan ini terjadi di Cafe Panhead, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang. Peristiwa tragis tersebut diduga dipicu oleh percekcokan antara korban dan pelaku saat berada di lokasi hiburan malam. Meski sempat dilarikan ke RS Permata Palembang, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Jenazah Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa telah dimakamkan secara militer di TPU Sematang Borang, Palembang, pada Sabtu (16/5) sore. Prosesi pemakaman berlangsung dengan khidmat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *