Jakarta – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Rabu (27/5/2026). Laju positif ini didorong oleh berlanjutnya momentum sektor kecerdasan buatan (AI) serta meningkatnya optimisme investor terhadap potensi kesepakatan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran.
Penguatan indeks ini mencerminkan sentimen pasar yang relatif stabil meski di tengah ketidakpastian geopolitik global. Para pelaku pasar memandang perkembangan hubungan AS-Iran sebagai faktor kunci yang dapat mengurangi risiko di pasar keuangan dunia.
Pada awal perdagangan, indeks-indeks utama Wall Street kompak bergerak di zona hijau. Indeks Dow Jones Industrial Average tercatat naik 25,5 poin atau 0,05 persen ke level 50.487,16.
Kenaikan juga diikuti oleh indeks S&P 500 yang menguat 6,9 poin atau 0,09 persen ke posisi 7.526,01. Sementara itu, indeks Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi melonjak 39,3 poin atau 0,15 persen ke angka 26.695,442 pada saat pembukaan.
Pertumbuhan di sektor teknologi, khususnya yang berkaitan dengan AI, terus menjadi motor utama penggerak bursa. Hal ini dibarengi dengan harapan investor akan terciptanya stabilitas politik internasional yang lebih baik melalui jalur negosiasi.









