JAKARTA – Bareskrim Polri menggerebek sebuah kantor yang diduga menjadi pusat operasi sindikat judi online internasional di kawasan perkantoran Hayam Wuruk, Jakarta Barat, pada Jumat malam, 8 Mei 2026.
Dalam operasi tersebut, sejumlah personel kepolisian bersenjata lengkap melakukan pengepungan dan penjagaan ketat di sekitar lokasi gedung. Puluhan aparat dengan seragam taktis hitam tampak berjajar di luar gedung bertingkat berfasad kaca gelap tersebut. Saat penggerebekan berlangsung, lampu gedung masih menyala dan sejumlah kendaraan terlihat terparkir di area kompleks.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa penggerebekan ini menyasar jaringan judi online skala besar yang diduga dikendalikan oleh warga negara asing asal Cina. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah orang yang diamankan maupun barang bukti yang berhasil disita.
Proses pemeriksaan dan pengamanan di lokasi kejadian terpantau masih berlangsung hingga larut malam. Aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait dugaan keterlibatan jaringan internasional dalam aktivitas ilegal tersebut.
Pihak kepolisian, dalam hal ini Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, belum memberikan tanggapan resmi saat dikonfirmasi terkait rincian operasi maupun keterlibatan pihak asing dalam kasus ini.








