LE MANS – Kualifikasi MotoGP Prancis 2026 yang berlangsung di Sirkuit Le Mans, Sabtu (9/5), menjadi momen krusial bagi Marc Marquez untuk menorehkan sejarah baru. Pembalap Ducati Lenovo Team ini berpeluang memecahkan rekor perolehan *pole position* terbanyak di Le Mans yang selama ini dipegang oleh legenda balap Valentino Rossi dan Dani Pedrosa.
Saat ini, Marquez, Rossi, dan Pedrosa sama-sama mengoleksi empat *pole position* di sirkuit tersebut sejak era MotoGP 4-Tak dimulai pada 2002. Jika berhasil menjadi yang tercepat dalam sesi kualifikasi hari ini pukul 15.50 WIB, Marquez akan resmi menjadi pembalap dengan koleksi *pole* terbanyak di Le Mans.
Meski demikian, tantangan besar menanti sang “The Baby Alien”. Dalam sejarah MotoGP Prancis, sangat jarang pembalap yang mampu mengonversi *pole position* menjadi kemenangan. Terakhir kali hal tersebut terjadi adalah pada musim 2024 melalui Jorge Martin, dan sebelum itu oleh Marc Marquez sendiri pada edisi 2019.
Kemenangan di balapan utama nanti juga sangat dinantikan oleh penggemar Marquez. Hingga seri kelima musim 2026 ini, Marquez belum pernah merasakan podium tertinggi dalam balapan utama, meski telah mengantongi dua kemenangan di sesi *sprint race* pada seri Brasil dan Spanyol. Kemenangan di Le Mans akan menjadi pembuktian bagi Marquez untuk “pecah telur” di balapan utama musim ini.
Di sisi lain, persaingan ketat juga datang dari pembalap tuan rumah, Fabio Quartararo. Pembalap Monster Energy Yamaha ini tercatat telah mengoleksi tiga *pole position* di Le Mans. Jika Quartararo berhasil meraih *pole* hari ini, ia akan menyamai rekor yang saat ini dimiliki oleh Marquez, Rossi, dan Pedrosa.
Namun, pengamat menilai peluang Quartararo cukup berat karena kendala performa motor Yamaha M1 yang belum kompetitif dibandingkan para pesaingnya. Meski memiliki kualitas individu yang mumpuni, Quartararo harus berjuang ekstra untuk bisa mengungguli para rivalnya di sesi kualifikasi kali ini.
Sirkuit Le Mans sendiri menyimpan memori manis bagi Marc Marquez. Sejak debut di kelas premier, ia telah mengumpulkan tiga kemenangan, yakni pada edisi 2014, 2018, dan 2019. Kini, seluruh mata tertuju pada sesi kualifikasi untuk melihat apakah sejarah baru akan tercipta di tanah Prancis.










