Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaksanakan salat Idul Adha 1447 Hijriah bersama jajaran pegawai di Masjid Salahuddin, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Rabu (27/5/2026). Dalam momen tersebut, Purbaya menyerahkan seekor sapi kurban jenis Crossing Simental seberat 868 kilogram.

Purbaya menegaskan bahwa sapi yang diserahkan di DJP maupun satu ekor sapi lainnya di kediaman pribadinya di Ciganjur dibeli menggunakan dana pribadi. Anggaran tersebut berasal dari bonus yang diterimanya serta tabungan haji yang batal digunakan tahun ini.

“Yang di rumah juga dana pribadi, kan lumayan ada bonus. Jadi kita pakai di sini. Terus kan tidak jadi haji, jadi dikumpulkan di sini,” ujar Purbaya usai melaksanakan salat.

Sedianya, Purbaya dijadwalkan menunaikan ibadah haji pada tahun ini, namun rencana tersebut terpaksa tertunda. Meskipun merasa sedih, ia mengaku ikhlas dan berharap dapat menunaikan rukun Islam kelima tersebut pada tahun depan.

Menteri yang menjabat sejak September 2025 ini menyampaikan bahwa Idul Adha merupakan momentum penting untuk memperkuat rasa kemanusiaan dan keadilan sosial. Menurutnya, semangat berkurban sangat relevan dengan tugas punggawa keuangan negara dalam mengelola APBN.

Purbaya menekankan pentingnya mengasah kepekaan sosial agar anggaran negara benar-benar diarahkan untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan. Hewan kurban yang disalurkan menjadi simbol komitmen untuk saling berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

Tahun ini, Kementerian Keuangan menyalurkan total 486 hewan kurban yang terdiri dari 262 sapi dan 224 kambing. Seluruh hewan tersebut dihimpun dari partisipasi mandiri 1.790 pegawai di berbagai unit eselon I di seluruh Indonesia.

Seluruh daging kurban dipastikan akan didistribusikan secara tepat sasaran. Proses penyaluran dilakukan melalui kerja sama dengan lembaga amil zakat resmi serta pengurus masjid di setiap lokasi unit kerja masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *