PADANG – Hubungan antara mantan pasangan suami istri, Ruben Onsu dan Sarwendah, kembali memanas. Kali ini, keduanya terlibat perang sindiran secara terbuka melalui platform media sosial Threads, yang memicu perhatian luas dari warganet.

Perselisihan ini dipicu oleh sejumlah isu sensitif pascaperceraian mereka, mulai dari nafkah anak, harta gana-gini yang masih menjadi jaminan utang bank, hingga saling tuding terkait akses pertemuan dengan anak.

Konflik di dunia maya bermula ketika Sarwendah mengunggah pernyataan bernada reflektif. Dalam unggahannya, ibu tiga anak itu menyinggung pentingnya fokus bekerja demi kebutuhan anak tanpa harus berhutang. Ia juga menyebut bahwa selama membina rumah tangga, menutupi aib suami adalah bentuk ibadah yang ia jalankan.

Unggahan tersebut kemudian didukung oleh adik Sarwendah, Wendy Lo, yang memberikan komentar dengan nada emosional. Hal ini memancing reaksi keras dari Ruben Onsu.

Presenter ternama tersebut langsung membalas sindiran melalui akun pribadinya. Ruben menuding adik iparnya sebagai pihak yang justru memperkeruh suasana rumah tangganya selama ini.

“Nah adeknya marah-marah sendiri. Hei penghasut utama, jangan marah-marah, kan lo salah satu orang utama yang memanas-manasin semua ini,” tulis Ruben membalas unggahan tersebut.

Aksi saling balas ini pun viral dan menuai beragam komentar dari publik. Tidak sedikit warganet yang menyayangkan perseteruan tersebut dan berharap keduanya dapat berdamai demi kesejahteraan anak-anak mereka.

Sebagai informasi, Ruben Onsu dan Sarwendah resmi bercerai secara verstek di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 24 September 2024. Hak asuh ketiga anak mereka ditetapkan berada di tangan Sarwendah.

Konflik finansial mencuat setelah Ruben mengaku sempat memberikan nafkah anak sebesar Rp225 juta per bulan, namun ia memutuskan untuk menghentikannya karena merasa dipersulit saat ingin bertemu dengan anak-anaknya. Di sisi lain, Sarwendah sempat mengungkapkan tekanan yang dialaminya terkait tagihan utang bank yang masih tersangkut pada harta gana-gini mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *