PADANG – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan tren positif dengan menguat selama empat hari berturut-turut di awal pekan ini, meski dibayangi oleh ketidakpastian kondisi ekonomi global.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG sempat dibuka di zona merah pada perdagangan Senin (13/4/2026). Namun, indeks berhasil melakukan pembalikan arah (rebound) dan ditutup menguat 0,55% atau naik 41,69 poin ke level 7.500,18.
Sepanjang sesi perdagangan, pergerakan IHSG cukup fluktuatif. Indeks sempat menyentuh level terendah di 7.351 dan mencapai level tertinggi di posisi 7.527.
Aktivitas perdagangan terpantau cukup ramai dengan total volume transaksi mencapai 42,51 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp20,45 triliun. Secara keseluruhan, sebanyak 397 saham ditutup menguat, 264 saham melemah, dan 156 saham lainnya stagnan.
Sentimen positif pasar salah satunya didorong oleh aksi beli bersih (net buy) investor asing yang tercatat sebesar Rp396,77 miliar di seluruh pasar.
Meskipun IHSG mencatatkan penguatan, investor asing terpantau melakukan aksi jual bersih (net sell) pada sejumlah emiten di awal pekan ini. Berikut adalah 10 saham dengan nilai *net sell* asing terbesar pada Senin (13/4/2026):
1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): Rp201,39 miliar
2. PT Darma Henwa Tbk (DEWA): Rp99,47 miliar
3. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC): Rp64,12 miliar
4. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Rp34,53 miliar
5. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO): Rp32,39 miliar
6. PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Rp32,13 miliar
7. PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU): Rp21,44 miliar
8. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG): Rp16,5 miliar
9. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Rp10,48 miliar
10. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS): Rp7,81 miliar










