JAKARTA – Polres Metro Jakarta Timur mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran promo jasa *wedding organizer* (WO) dengan harga yang tidak wajar. Imbauan ini menyusul maraknya kasus penipuan berkedok paket pernikahan murah, seperti yang dilakukan oleh Marwah Catering.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Bayu Kurniawan, menekankan pentingnya bagi calon pengantin untuk melakukan verifikasi mendalam sebelum menggunakan jasa WO. Masyarakat diminta untuk mengecek rekam jejak penyedia jasa dan memastikan kewajaran harga yang ditawarkan.

“Masyarakat harus lebih teliti. Perhatikan apakah WO tersebut terverifikasi dan memiliki *track record* yang baik. Jika harga yang ditawarkan terlalu murah, jangan cepat percaya karena itu bisa menjadi modus penipuan,” ujar Bayu di Mapolres Jakarta Timur, Senin (1/6).

Peringatan ini dikeluarkan setelah polisi membongkar kasus penipuan yang dilakukan oleh pasangan suami istri berinisial RM dan ER. Pelaku diketahui berhasil menipu 58 pasangan calon pengantin melalui promosi paket pernikahan di media sosial Instagram.

Dalam aksinya, para korban tertarik dengan iklan di Instagram, kemudian diarahkan berkomunikasi melalui WhatsApp. Saat itulah, pelaku menawarkan promo paket pernikahan dengan harga miring untuk memikat korbannya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, total kerugian dari 58 pasangan tersebut ditaksir mencapai Rp2,6 miliar. Polisi akhirnya meringkus kedua pelaku di sebuah kontrakan di kawasan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (29/5).

Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Mapolres Jakarta Timur. Mereka dijerat dengan Pasal 372 tentang penggelapan dan Pasal 378 tentang penipuan dalam KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *