JAKARTA – Pemerintah memberikan sinyal kuat terkait rencana bergabungnya Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, ke dalam jajaran kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pihak Istana menyebut posisi yang sedang disiapkan untuk Iqbal akan berkaitan langsung dengan bidang ketenagakerjaan.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah tengah mengkaji posisi yang paling tepat bagi Said Iqbal agar selaras dengan rekam jejaknya dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.
“Sedang kita diskusikan. Kemungkinan besar berkaitan dengan perjuangan beliau selama ini, yakni di bidang buruh dan tenaga kerja,” ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Sejumlah opsi posisi kini tengah mengemuka, di antaranya mengisi kursi Wakil Menteri Ketenagakerjaan yang sedang kosong atau menjadi bagian dari Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional (DKBN). Kursi Wakil Menteri Ketenagakerjaan sendiri diketahui kosong setelah pejabat sebelumnya, Immanuel Ebenezer, tersandung kasus korupsi dan divonis 4,5 tahun penjara.
Meski pembahasan masih berlangsung intensif, Prasetyo belum dapat memastikan apakah pelantikan Said Iqbal akan dilakukan bersamaan dengan jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional yang dijadwalkan pada Senin (8/6/2026) mendatang.
Terkait kabar tersebut, Said Iqbal memilih bersikap hati-hati. Ia enggan memberikan tanggapan lebih detail dan menyatakan akan menunggu pernyataan resmi dari pihak pemerintah.
“Kita tunggu saja pengumuman resmi dari Mensesneg atas nama Presiden,” ucapnya singkat.
Wacana masuknya tokoh buruh ke pemerintahan ini juga sejalan dengan rencana pembentukan DKBN. Lembaga yang digagas Presiden Prabowo tersebut dirancang sebagai wadah bagi tokoh buruh, akademisi, dan pemerintah untuk merumuskan kebijakan kesejahteraan pekerja yang lebih luas.
Menurut Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, DKBN nantinya tidak hanya fokus pada isu klasik seperti upah minimum atau PHK, tetapi juga akan mendorong program peningkatan kualitas hidup keluarga pekerja, termasuk akses pendidikan anak dan penguatan jaminan sosial.
Kini, kepastian mengenai peran Said Iqbal di pemerintahan tinggal menunggu pengumuman resmi dari Presiden Prabowo Subianto.










