JAKARTA – Isu perombakan atau *reshuffle* Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto kian menguat. Sejumlah nama tokoh dikabarkan akan menduduki posisi baru atau menempati pos kementerian yang ada, dengan agenda pelantikan yang direncanakan berlangsung hari ini di Istana Negara, Jakarta.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, enggan memberikan keterangan gamblang terkait rencana tersebut. Usai bertemu Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (27/4), Bahlil meminta masyarakat untuk bersabar menunggu pengumuman resmi.

“Ya, nanti kita lihat,” ujar Bahlil singkat.

Saat dikonfirmasi apakah isu *reshuffle* menjadi topik pembahasan dalam pertemuannya dengan Presiden, Bahlil memberikan jawaban normatif. Ia menegaskan bahwa tidak semua hal dapat disampaikan kepada publik.

Di sisi lain, Kepala Staf Kepresidenan (KSP), M Qodari, yang namanya disebut-sebut akan bergeser menjadi Kepala Badan Komunikasi Presiden (Bakom), menekankan bahwa perombakan kabinet merupakan hak prerogatif sepenuhnya dari Presiden Prabowo.

“Itu semua prerogatif Presiden. Kita tunggu saja perkembangan dari Bapak Presiden,” jelas Qodari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat sejumlah nama yang santer dikabarkan akan bergabung dalam jajaran kabinet maupun mengalami pergeseran posisi, di antaranya:

1. Dudung Abdurrahman – Kepala Staf Kepresidenan (KSP)
2. M Qodari – Kepala Badan Komunikasi Presiden (Bakom)
3. Hasan Nasbi – Utusan Khusus Presiden bidang Komunikasi
4. Abdul Kadir Karding – Kepala Badan Karantina (Barantin)
5. Jumhur Hidayat – Menteri Lingkungan Hidup (LH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *