MEKKAH – Kementerian Haji dan Umrah memastikan bahwa Muhammad Firdaus, jemaah haji asal Indonesia yang sempat dilaporkan hilang dan ditemukan meninggal dunia, akan dimakamkan di Arab Saudi. Almarhum merupakan anggota jemaah kloter JKG 27 yang sempat dicari sejak 15 Mei 2026.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Haji dan Umrah, Mohammad Hasan Afandi, menegaskan bahwa prosedur standar bagi seluruh jemaah yang wafat di Tanah Suci adalah pemakaman di lokasi setempat.

“Seluruh jemaah yang wafat di Arab Saudi dimakamkan di sana. Tergantung lokasi wafatnya. Jika wafat di Mekkah, maka dimakamkan di Mekkah,” ujar Hasan, Sabtu (23/5/2026).

Sebagai bentuk penghormatan dan tanggung jawab pemerintah, PPIH Arab Saudi juga akan menunaikan badal haji bagi almarhum.

Kepala Bidang Perlindungan Jemaah PPIH Arab Saudi 2026, Kolonel (Purn) Muftiono, menjelaskan bahwa jenazah Firdaus ditemukan oleh tentara Arab Saudi yang sedang berpatroli di kawasan Jabal Kuday, Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Lokasi penemuan berjarak sekitar 1,5 hingga 2 kilometer dari hotel tempat almarhum menginap.

Sebelumnya, Firdaus dilaporkan hilang setelah tidak kembali ke pemondokan sejak 15 Mei 2026. Laporan kehilangan diterima oleh pihak otoritas melalui Kanal Kawal Haji pada 16 Mei 2026.

Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, memaparkan bahwa rekaman CCTV hotel memperlihatkan Firdaus keluar sendirian pada pukul 09.04 waktu setempat. Saat itu, almarhum hanya mengenakan kaus putih, sarung, serta gelang haji tanpa membawa identitas diri.

Merespons laporan tersebut, tim gabungan telah melakukan upaya pencarian intensif. Tim menyisir berbagai titik mulai dari area sekitar hotel, lingkungan Masjidil Haram, rumah sakit di wilayah Mekkah, hingga mengerahkan petugas perlindungan jemaah dari Madinah untuk memperluas jangkauan pencarian.

Pihak PPIH Arab Saudi menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. Mereka juga memberikan apresiasi kepada KJRI Jeddah, otoritas keamanan Arab Saudi, pihak rumah sakit, serta seluruh masyarakat Indonesia yang telah membantu proses pencarian dan memanjatkan doa bagi almarhum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *