Jakarta – PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) resmi memutuskan untuk membagikan dividen tunai tahun buku 2025 dengan total nilai Rp451,89 miliar atau Rp170 per lembar saham. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada Selasa (26/5/2026).

Nilai dividen yang dibagikan tersebut setara dengan 97,83 persen dari total laba bersih perseroan tahun 2025 yang mencapai Rp461,89 miliar. Sementara itu, sisa laba sebesar Rp10 miliar akan dialokasikan sebagai cadangan wajib perusahaan.

Group Chief Executive Officer MPMX, Suwito Mawarwati, menyatakan bahwa peningkatan dividen ini merupakan bukti komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham. Hal ini juga mencerminkan keyakinan manajemen terhadap kekuatan fundamental dan prospek jangka panjang perusahaan.

“Peningkatan dividen ini mencerminkan komitmen perseroan untuk terus memberikan nilai yang berkelanjutan kepada para pemegang saham, sekaligus mencerminkan keyakinan kami terhadap kekuatan fundamental dan prospek jangka panjang,” ujar Suwito.

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen MPMX:
* Tanggal efektif: 26 Mei 2026
* Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 8 Juni 2026
* Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 9 Juni 2026
* Cum dividen pasar tunai: 10 Juni 2026
* Recording date: 10 Juni 2026
* Ex dividen pasar tunai: 11 Juni 2026
* Tanggal pembayaran dividen: 25 Juni 2026

Kinerja Keuangan di Tengah Dinamika Industri

Sepanjang tahun 2025, MPMX membukukan pendapatan sebesar Rp16,15 triliun dengan perolehan laba bersih Rp461,89 miliar. Angka tersebut mencatatkan penurunan masing-masing sebesar 1,40 persen dan 19,28 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Suwito menjelaskan, penurunan performa tersebut dipicu oleh kondisi industri otomotif dan mobilitas nasional yang penuh tantangan. Beberapa faktor utama yang memengaruhi antara lain pelemahan daya beli masyarakat, tekanan pada sektor pembiayaan kendaraan, serta normalisasi permintaan di sejumlah segmen usaha.

“Kondisi ini mencerminkan dinamika industri otomotif dan mobilitas nasional yang masih penuh tantangan, termasuk pelemahan daya beli masyarakat serta tekanan pada pembiayaan kendaraan sepanjang tahun 2025,” jelasnya.

Strategi Pertumbuhan ke Depan

Menghadapi tantangan pasar, MPMX berkomitmen menjaga kesehatan kinerja usaha melalui pendekatan yang lebih selektif, disiplin, dan adaptif. Perseroan kini memperkuat fokus pada efisiensi operasional, manajemen biaya yang ketat, pengelolaan risiko yang berhati-hati (*prudent*), serta optimalisasi portofolio bisnis.

Langkah-langkah strategis ini diambil perseroan guna memperkokoh fondasi pertumbuhan jangka panjang. Dengan fundamental usaha yang tetap terjaga, MPMX optimistis dapat terus memberikan hasil optimal bagi para pemegang saham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *