JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyalurkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban ke seluruh penjuru Indonesia dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Anggaran yang dialokasikan untuk pengadaan hewan kurban tersebut diperkirakan mencapai Rp100 miliar.

Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, menjelaskan bahwa sumber dana penyediaan sapi ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), khususnya melalui pos anggaran bantuan kemasyarakatan Presiden.

Juri merinci bahwa harga per ekor sapi sangat bervariasi, tergantung pada bobot hewan dan lokasi pengadaannya di tiap daerah. Pemerintah menyesuaikan harga pasar setempat untuk memastikan kualitas sapi yang didistribusikan tetap terjaga.

“Kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp100 miliar,” ujar Juri di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Penyaluran sapi kurban tahun ini terbagi menjadi dua skema besar. Pertama, sebanyak 598 ekor sapi diserahkan kepada setiap pemerintah daerah, yang mencakup 38 provinsi serta 514 kabupaten dan kota.

Dalam skema tersebut, setiap daerah rata-rata menerima satu ekor sapi. Namun, ada 46 kabupaten/kota yang mendapatkan jatah dua ekor sapi karena di wilayah tersebut tidak tersedia sapi dengan bobot standar kepresidenan, yakni antara 800 kilogram hingga 1,3 ton.

Skema kedua adalah penyaluran 500 ekor sapi yang ditujukan untuk lembaga-lembaga pendidikan seperti pondok pesantren, organisasi keagamaan, serta para tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Pihak Istana menjamin seluruh sapi yang disalurkan dalam kondisi sehat dan premium. Setiap hewan telah melalui pemeriksaan dinas kesehatan daerah, memiliki surat keterangan kesehatan hewan, serta memenuhi kriteria syariat Islam seperti berjenis kelamin jantan, berusia di atas dua tahun, dan tidak cacat.

Meskipun menyalurkan bantuan kurban secara masif di tanah air, Presiden Prabowo Subianto ditengarai tidak merayakan Idul Adha di Indonesia. Kepala Negara saat ini sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis.

Juri mengonfirmasi bahwa Presiden sudah bertolak ke luar negeri sejak Senin malam. Hal ini merupakan kunjungan ketiga Prabowo ke Prancis dalam kurun waktu lima bulan terakhir.

Terkait pelaksanaan salat Idul Adha yang jatuh pada Rabu (27/5/2026), Juri menyebut lokasi ibadah Presiden akan menyesuaikan dengan jadwal kunjungan kerjanya di Prancis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *