JAKARTA – PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) resmi menyetujui pembagian dividen tunai senilai Rp189 miliar atau setara dengan 62,6% dari total laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada Selasa (2/6/2026).

Total dividen tunai tersebut akan dibagikan kepada pemegang 2,7 miliar saham, dengan nilai sebesar Rp70,00 per lembar saham. Pembayaran ini mencakup dividen interim senilai Rp35,00 per saham yang telah dibayarkan pada Desember 2025, sehingga sisanya sebesar Rp35,00 per saham akan segera dibagikan kepada para pemegang saham.

Sepanjang tahun 2025, SPTO membukukan pendapatan sebesar Rp2,77 triliun. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 4,7% dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,91 triliun akibat melemahnya permintaan di segmen ritel.

Berdasarkan segmentasi pelanggan, penjualan kepada distributor tercatat turun 5,5% secara tahunan (YoY), sementara penjualan kepada dealer menyusut 10,0% YoY. Meski demikian, segmen penjualan proyek tetap menunjukkan kinerja positif dengan pertumbuhan 3,7% YoY.

Sejalan dengan penurunan pendapatan, laba bruto perusahaan ikut terkoreksi sebesar 2,8% dan laba usaha turun 5,3%. Hal ini berdampak pada laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp270,89 miliar, turun dari Rp287,25 miliar pada tahun 2024.

Menghadapi tahun 2026, perseroan berkomitmen meningkatkan efisiensi operasional dan melakukan pengelolaan persediaan secara cermat. Langkah ini diambil untuk memperkuat arus kas perusahaan di tengah kondisi pasar yang dinamis.

Ke depannya, SPTO akan terus melakukan inovasi produk serta memperkuat strategi branding. Upaya tersebut dilakukan guna menjaga daya saing perusahaan sekaligus memperluas basis pelanggan di pasar domestik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *