WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi satu orang telah ditangkap menyusul insiden penembakan dalam acara jamuan makan malam “White House Correspondents’” di Washington, Sabtu (25/4) malam waktu setempat.
Insiden tersebut memaksa Presiden Trump dan Ibu Negara Melania Trump segera dievakuasi dari lokasi acara untuk alasan keamanan.
Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump memberikan apresiasi atas kesigapan aparat penegak hukum dan Dinas Rahasia AS yang bertindak cepat dalam mengamankan situasi.
“Malam yang luar biasa di Washington. Dinas Rahasia dan aparat penegak hukum bekerja sangat baik. Mereka bertindak cepat dan berani. Penembak telah ditangkap,” tulis Trump seperti dikutip Minggu (26/4).
Dalam pernyataan terpisah, Trump memastikan bahwa Wakil Presiden JD Vance, Melania, serta seluruh anggota kabinet dalam keadaan selamat. Ia pun menyampaikan rencana untuk menjadwalkan ulang jamuan tersebut dalam 30 hari ke depan.
“Saya telah berbicara dengan semua pihak yang bertanggung jawab atas acara ini, dan kami akan menjadwalkannya kembali dalam 30 hari,” ujar Trump.
Pihak Dinas Rahasia AS membenarkan telah menahan satu orang tersangka. Namun, otoritas terkait belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kondisi pihak yang terlibat dan masih terus melakukan investigasi di lokasi kejadian untuk memastikan situasi sepenuhnya terkendali.










