JAKARTA – Kapal tanker minyak mentah milik Iran, DERYA, dilaporkan berhasil melintasi perairan Indonesia meski sempat menghadapi blokade laut dari Amerika Serikat. Kapal berukuran raksasa atau *Very Large Crude Carrier* (VLCC) tersebut terpantau bergerak menuju kawasan Kepulauan Riau setelah melewati Selat Lombok.
Berdasarkan laporan lembaga pemantau kapal, TankerTrackers, kapal DERYA sebelumnya sempat berusaha menghindari pengawasan Angkatan Laut AS. Aksi ini dilakukan menyusul kegagalan kapal tersebut dalam mengirimkan sekitar 1,88 juta barel minyak mentah ke India.
“Kami melihat kapal itu terus bergerak ke selatan setelah kapal-kapal ‘saudaranya’ di wilayah tersebut dipaksa kembali ke Iran oleh Angkatan Laut AS. Saat ini, kapal tersebut sedang menuju titik pertemuannya di Kepulauan Riau,” ungkap pihak TankerTrackers melalui akun X resminya.
Laporan mengenai pergerakan DERYA ini muncul tak lama setelah insiden serupa terjadi pada kapal tanker lainnya, yakni HUGE.
Pihak pemantau mencatat bahwa dalam dinamika pembatasan laut yang masih berlangsung, terdapat sejumlah tanker Iran yang berhasil mencapai tujuan. Namun, beberapa kapal lainnya harus menghadapi kenyataan pahit karena dipaksa putar balik atau bahkan disita oleh pihak berwenang.









