JAKARTA – Musisi sekaligus anggota DPR RI, Ahmad Dhani, mencurigai adanya keterlibatan pihak tertentu di balik hilangnya akun Instagram pribadinya. Kecurigaan tersebut muncul setelah ia berkonsultasi dengan pihak Siber Bareskrim Polri terkait penangguhan akun miliknya.
Dhani menegaskan bahwa berdasarkan hasil konsultasi tersebut, kecil kemungkinan akunnya ditangguhkan akibat laporan massal (*mass report*) dari pengguna lain. Ia meyakini ada otoritas atau pihak berkepentingan yang sengaja melakukan tindakan tersebut.
“Tentu ini ada otoritas lain, ini yang kami sedang selidiki,” ujar Ahmad Dhani kepada awak media, Senin, 4 Mei 2026.
Dhani menduga insiden ini berkaitan dengan salah satu video unggahannya yang sempat viral dengan perolehan 20 juta tayangan. Meski enggan merinci isi konten tersebut, ia merasa unggahan itu memiliki dampak besar yang dianggap berbahaya bagi pihak tertentu.
Menurutnya, upaya penghilangan akun ini merupakan bentuk pembungkaman. Ia menyatakan, jika memang terdapat pelanggaran konten, seharusnya pihak terkait menempuh prosedur pelaporan resmi yang telah disediakan oleh Instagram, bukan dengan cara menangguhkan akun secara sepihak.
Terkait langkah hukum, Dhani mengaku telah berkomunikasi dengan pihak Instagram. Namun, ia memastikan tidak akan membuat laporan resmi ke kepolisian atas kejadian ini.
Akun Instagram @ahmaddhaniofficial diketahui hilang secara mendadak pada Ahad, 3 Mei 2026. Kabar tersebut kemudian dikonfirmasi melalui akun resmi band Dewa 19, @officialdewa19.
“IG saya bisa mati, tapi kebenaran tidak bisa dikubur,” tulis Dhani dalam unggahan tersebut.
Melalui unggahan itu pula, Dhani menegaskan komitmennya untuk terus berjuang demi menjaga kehormatan putrinya, Shafeea Ahmad. “Aku adalah pria yang akan berjuang demi kehormatanmu,” tulisnya dalam keterangan unggahan tersebut.










