JAKARTA – Kebakaran hebat melanda rumah milik anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, di Kompleks Tanjung Barat Indah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/5) pagi. Insiden tragis di lantai empat bangunan tersebut menyebabkan pemilik rumah meninggal dunia.

Penjaga rumah, Harpen (36), menuturkan bahwa peristiwa bermula saat ia mendengar teriakan dari kerabat Haerul yang berada di lokasi. Harpen bersama kerabat lainnya sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena api terlanjur membesar.

“Kami naik ke atas mencoba memadamkan api dengan APAR kecil, tapi tidak cukup,” ujar Harpen di lokasi kejadian.

Harpen mengungkapkan, lantai empat rumah tersebut merupakan ruang kerja Haerul. Saat ia berhasil masuk ke ruangan dengan kondisi pintu terbuka, ia mendapati Haerul sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri akibat terkepung asap hitam pekat.

Terkait penyebab kebakaran, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, menduga api berasal dari sisa tiner yang tersimpan di lokasi.

“Dugaan penyebab berasal dari tiner sisa renovasi di rumah tersebut,” jelas Asril.

Haerul Saleh diketahui menjabat sebagai Anggota IV BPK RI sejak April 2022. Pihak BPK menyampaikan bahwa saat ini jenazah telah disemayamkan di rumah duka di kawasan Jalan Kartika Utama, Jakarta Selatan. Rencananya, jenazah akan dibawa ke Kolaka, Sulawesi Tenggara, untuk dimakamkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *