WONOGIRI – Pelarian Asyhari, pengasuh Pondok Pesantren Ndolo Kusumo yang menjadi tersangka kasus pencabulan santriwati, akhirnya berakhir setelah ia diringkus tim gabungan Polda Jawa Tengah di Kabupaten Wonogiri, Kamis (7/5).

Asyhari ditangkap saat bersembunyi di Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri, sekitar pukul 04.45 WIB. Penangkapan dilakukan oleh Tim Resmob Jatanras Polda Jateng setelah melakukan serangkaian penyelidikan intensif.

Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Anwar Nasir, mengonfirmasi penangkapan tersebut. Usai diamankan, tersangka langsung dibawa menuju Polresta Pati untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut dan penahanan.

“Iya, tersangka sudah diamankan di Desa Bakalan, Purwantoro, oleh tim gabungan. Saat ini langsung dibawa ke Polresta Pati,” ujar Anwar.

Sebelumnya, tersangka sempat dilaporkan melarikan diri dan mangkir dari panggilan pemeriksaan polisi. Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menjelaskan bahwa penyidik sempat kesulitan melacak keberadaan Asyhari karena ia diduga telah meninggalkan wilayah Jawa Tengah.

Untuk mempercepat proses hukum, Direktorat Reserse Kriminal Umum bersama Direktorat PPA-PPO Polda Jawa Tengah turut mem-backup penuh penyidikan yang ditangani oleh Polresta Pati. Tim Jatanras bahkan diterjunkan khusus untuk memburu tersangka hingga akhirnya berhasil ditemukan di tempat persembunyiannya.

Dalam foto yang beredar, Asyhari tampak diamankan petugas saat mengenakan kemeja batik dan jaket hitam. Kasus pencabulan ini kini tengah diproses secara hukum oleh pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *