NONTHABURI – Timnas Futsal Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand dalam laga final Piala AFF 2026 yang berlangsung di Nonthaburi Sports Complex Gymnasium, Minggu (12/4). Skuad Garuda kalah tipis dengan skor 1-2.
Meski gagal mengulangi kesuksesan menjadi juara seperti edisi 2024, perjuangan anak asuh Hector Souto patut diapresiasi. Pasalnya, timnas futsal berhasil melampaui target awal yang hanya dicanangkan mencapai babak semifinal.
Dalam partai puncak tersebut, Hector Souto menurunkan starter Angga Ariansyah, Dewa Rizki, Guntur Sulistyo, Andarias Kareth, dan Andres Dwi Persada. Sementara di bangku cadangan terdapat Muhammad Albagir, Dipo Arrahman, Imam Anshori, Yogi Saputra, Daniel Yeimo, Piter Everardus, Rizky Fauzan, Adityas Priambudi, serta Muhammad Sanjaya.
Jalannya pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Indonesia bahkan mencatatkan empat pelanggaran dalam waktu kurang dari 10 menit babak pertama. Peluang emas sempat hadir pada menit ke-13 melalui tendangan mendatar Adityas, namun masih mampu ditepis kiper Thailand, Theerawat Kaewwilai.
Kebuntuan pecah pada menit ke-16. Memanfaatkan umpan *kick-in* dari Adityas, Andres Dwi Persada sukses menyambar bola dan merobek jala Thailand.
Menjelang akhir babak pertama, tensi meningkat. Sepuluh detik sebelum turun minum, Andres hampir menggandakan keunggulan, namun sepakannya kembali dimentahkan Kaewwilai.
Petaka bagi Indonesia datang dua detik sebelum babak pertama usai. Muhammad Sanjaya dianggap melanggar Muhammad Osamanmusa yang menjadi pelanggaran keenam bagi Indonesia. Wasit sempat meninjau VAR untuk memeriksa kemungkinan kartu merah, namun akhirnya hanya memberikan *second penalty*. Kapten Thailand, Itticha Praphaphan, sukses mengeksekusi penalti tersebut dan mengubah skor menjadi 1-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan kedua tim tidak mengendur. Namun, kedua kubu kesulitan membongkar pertahanan lawan.
Gol penentu kemenangan Thailand akhirnya tercipta pada menit ke-11 babak kedua. Sepakan akurat Panut Kittipanuwong berhasil menggetarkan gawang Indonesia.
Sisa waktu pertandingan dimanfaatkan Indonesia untuk terus menggempur pertahanan lawan guna menyamakan kedudukan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-2 untuk kemenangan Thailand tetap bertahan.








