JAKARTA – PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) mengumumkan rencana pembelian kembali (*buyback*) saham dengan mengalokasikan dana internal maksimal sebesar US$ 6 juta atau sekitar Rp 104,25 miliar, dengan asumsi kurs Rp 17.351,01 per dolar AS.
Jumlah saham yang akan dibeli kembali oleh perusahaan tidak akan melebihi 10% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.
Manajemen DOID memastikan bahwa aksi korporasi ini tidak akan memberikan dampak material terhadap kinerja keuangan maupun kegiatan operasional perusahaan. Keputusan ini diambil karena perseroan memiliki kecukupan modal dan arus kas yang stabil untuk membiayai transaksi tersebut.
“Dengan mempertimbangkan alokasi dana maksimum sebesar US$ 6 juta, pelaksanaan transaksi ini tidak memiliki dampak material bagi kinerja keuangan dan kegiatan usaha perusahaan,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, Senin (18/5/2026).
Terdapat dua pertimbangan utama di balik kebijakan *buyback* ini. Pertama, sebagai upaya memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham di luar pembagian dividen. Kedua, saham hasil *buyback* tersebut akan digunakan untuk program kepemilikan saham bagi manajemen dan karyawan sebagai bagian dari strategi retensi perusahaan.
Untuk merealisasikan rencana ini, DOID akan meminta persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juni 2026.









