HALMAHERA UTARA – Tim SAR gabungan hingga kini masih berupaya mengevakuasi tiga korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara. Meskipun titik lokasi ketiga korban telah teridentifikasi, tim penyelamat belum dapat melakukan evakuasi karena posisi jenazah berada di area kawah yang berbahaya.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdhani, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi saksi, ketiga korban ditemukan di lokasi yang terpisah di sekitar kawah. Dua orang berada di satu titik, sementara satu korban lainnya ditemukan pada jarak 500 meter dari posisi tersebut.

“Tim saat ini tengah menyusun strategi evakuasi. Kondisi medan di kawah menjadi tantangan utama karena aktivitas Gunung Dukono yang masih fluktuatif dan terus erupsi,” ujar Iwan, Sabtu (9/5).

Guna mendukung kelancaran operasi pencarian, tim SAR telah mengerahkan tiga unit drone. Bantuan teknologi ini berasal dari Basarnas, Brimob Polda Maluku Utara, serta partisipasi masyarakat setempat.

Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, menambahkan bahwa sebanyak 50 personel telah diterjunkan ke lokasi untuk membantu operasi penyelamatan. Sementara itu, para pendaki lain yang dinyatakan selamat telah berhasil dievakuasi dari kawasan gunung.

“Para pendaki yang selamat telah dibawa ke Sofifi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” pungkas Erlichson.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *