MAGELANG – Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan strategis kepada ratusan Ketua DPRD dari seluruh Indonesia dalam kegiatan retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 18 April 2025.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan urgensi pertemuan tersebut sehingga ia memutuskan untuk hadir secara langsung meski sempat disarankan untuk diwakilkan. Menurutnya, pertemuan dengan para pimpinan legislatif daerah merupakan agenda krusial bagi masa depan bangsa.

Di awal pidatonya, Prabowo menyampaikan keinginan untuk berbicara secara terbuka dan “dari hati ke hati” kepada para peserta. Ia menyadari bahwa penyampaiannya mungkin akan terasa lugas dan berpotensi menyinggung perasaan beberapa pihak.

“Mungkin kalau saya bicara nanti, ada yang kurang berkenan, mungkin ada yang tersinggung, ada yang sedih. Tapi saya menganggap kita semua yang hadir di sini adalah patriot yang mencintai tanah air, bangsa, dan rakyat,” ujar Prabowo di hadapan peserta.

Namun, suasana sempat berubah ketika Prabowo menyadari kehadiran media dalam ruangan tersebut. Ia sempat melontarkan pertanyaan mengenai keberadaan wartawan dan menyoroti kamera yang tengah merekam jalannya acara.

“Saudara-saudara sekalian, ini ada wartawan enggak di sini? Sudah keluar, ya?” tanya Prabowo.

Ia sempat menyinggung mengenai kompleksitas kepentingan di dunia saat ini sebelum akhirnya siaran langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden dihentikan. Setelah insiden tersebut, sesi pengarahan dilanjutkan secara tertutup.

Kegiatan retret ini diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) selama lima hari, yakni 15 hingga 19 April 2025. Agenda ini menjadi bagian dari tradisi baru di era pemerintahan Prabowo, menyusul kegiatan serupa yang sebelumnya telah diwajibkan bagi menteri Kabinet Merah Putih dan kepala daerah.

Data mencatat, undangan retret ini ditujukan kepada 557 Ketua DPRD yang terdiri dari 38 tingkat provinsi, 93 tingkat kota, dan 415 tingkat kabupaten. Selain itu, hadir pula 11 pengurus Asosiasi Ketua DPRD Kabupaten seluruh Indonesia. Dari total target undangan, sebanyak 479 Ketua DPRD tercatat mengikuti kegiatan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *