JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir melakukan restrukturisasi pendanaan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) sebagai respons atas kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Penyesuaian ini dilakukan melalui koordinasi intensif bersama Kementerian Keuangan guna memastikan pembinaan atlet tetap berjalan efektif.

Erick menjelaskan, pola pelatnas kini tidak lagi dipukul rata untuk semua cabang olahraga. Skema pelatihan dirancang secara periodik sesuai dengan target dan kalender kompetisi internasional yang dihadapi masing-masing cabang.

“Kami sedang mengatur ulang pendanaan dengan Kementerian Keuangan agar lebih fokus dan tepat sasaran. Setiap agenda membutuhkan pendekatan berbeda, baik dari sisi kebutuhan latihan, uji coba internasional, hingga dukungan *sport science* serta pemulihan atlet,” ujar Erick saat menghadiri Rapat Anggota 2026 Komite Olimpiade Indonesia di Jakarta, Sabtu.

Menurut Erick, penyusunan jadwal pelatnas kini dibagi menjadi beberapa kategori, yakni jangka pendek untuk Asian Games 2026, jangka menengah untuk SEA Games 2027, hingga jangka panjang untuk persiapan menuju Olimpiade 2028.

Ia menegaskan, pembangunan prestasi olahraga nasional memerlukan proses panjang yang tidak bisa dilakukan secara instan. Selain latihan rutin, atlet membutuhkan jam terbang tinggi melalui kompetisi internasional guna mengasah mental serta pengalaman menghadapi lawan berkualitas.

Lebih lanjut, Erick mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar program pelatnas tetap berjalan secara berkelanjutan. Arahan tersebut menjadi fondasi utama bagi Kemenpora untuk memprioritaskan pembinaan atlet di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Dengan adanya langkah ini, pemerintah berkomitmen menjaga kesinambungan program pembinaan agar target prestasi Indonesia tetap tercapai. Erick berharap seluruh pihak terkait dapat memahami dan mendukung penyesuaian ini demi memastikan setiap tahapan persiapan atlet berjalan optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *