JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Nurlela, seorang guru SDN Pulogebang 11 yang menjadi korban dalam insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menyatakan bahwa kepergian Nurlela merupakan kehilangan besar bagi dunia pendidikan di Ibu Kota. Ia mengenang almarhumah sebagai sosok tenaga pendidik yang memiliki dedikasi tinggi dalam mencerdaskan anak bangsa.

“Kami sangat berduka atas kepergian Ibu Nurlela. Atas nama keluarga besar Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Nahdiana dalam keterangannya, Selasa (28/4).

Nahdiana mendoakan agar almarhumah diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan kekuatan.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen memberikan pendampingan penuh kepada pihak keluarga. Bantuan tersebut mencakup pengurusan administrasi, proses pemakaman, hingga dukungan psikologis untuk memastikan keluarga korban mendapatkan perhatian maksimal pascakejadian.

Perhatian serupa juga disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Melalui Staf Khususnya, Chico Hakim, Gubernur menegaskan bahwa Pemprov DKI akan mendampingi keluarga korban secara sepenuh hati.

“Bapak Gubernur Pramono Anung menyampaikan duka cita mendalam. Beliau adalah pendidik yang berdedikasi tinggi. Sesuai instruksi Gubernur, Pemprov DKI Jakarta akan hadir mendampingi keluarga dalam pengurusan pemakaman hingga pemulihan psikologis,” kata Chico.

Chico menambahkan bahwa pihak Pemerintah Provinsi kini terus berkoordinasi secara intensif dengan berbagai instansi terkait. Hal ini dilakukan guna memastikan penanganan dan tindak lanjut pascakecelakaan berjalan dengan cepat, tepat, dan transparan.

Pemprov DKI Jakarta juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses penanganan korban serta mengajak masyarakat untuk turut mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *